Berita Terkini

EVALUASI KONDISI JDIH, KPU KABUPATEN JOMBANG SIAP BERBENAH

EVALUASI KONDISI JDIH, KPU KABUPATEN JOMBANG SIAP BERBENAH Surabaya, kab-jombang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jombang ( KPU Kab Jombang ) menghadiri Rapat Evaluasi Pengelolaan Jaringan Dokumentasi Dan Informasi Hukum Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walkota dan Wakil Walikota Tahun 2024 yang diselenggarakan di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu 16 Oktober 2024. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jawa Timur, Habib M, Rohan menyampaikan dengan berjalannya tahapan dan berbagai dinamika didalanya , Divisi Hukum diminta untuk senantiasa berkolaborasi, dan kegiatan pada hari ini merupakan bentuk mitigasi terhadap persoalan prosedur hukum. Terkait dengan sengketa perselisihan hasil pemilu, Komisioner yang akrab disapa Rohan ini menyampaikan untuk C-Hasil Salinan dan Daftar Hadir dipastikan menjadi satu, karena ini merupakan dasar pokok dalam PHPU. “Pastikan untuk C-Hasil Salinan dan Daftar Hadir untuk dijadikan satu dalam kotak. Sehingga Keberadaannya perlu diperhatikan”, Kata Rohan. Ketua Divisi Litbang dan SDM KPU Provinsi Jawa Timur, Eka Wisnu Wardhana dalam pengarahannya menyampaikan didalam menyusun keputusan haruslah cermat baik dalam tata naskah maupun dalam penulisan. Selain itu untuk senantiasa memaksimalkan peran JDIH di masing-masing Kabupaten/Kota karena dapat menjadi rujukan dan dapat meng-cover beberapa hal yang tidak tercantum dalam laman utama KPU Kabupaten/Kota, karena situs JDIH Kabupaten/Kota juga dapat dicari dalam situs pencarian seperti Google. “JDIH kini mampu menjadi rujukan dan juga mampu menjadi sarana Sosialisasi KPU karena mudah untuk dicari pada situs pencarian Google, Rekan-rekan untuk dimaksimalkan “ ujarnya. Divisi Hukum Pengawasan yang sedari dulu memiliki tagline “Selimutnya Pemilu” menurut Eka Wisnu diharapkan juga untuk menjadi “Selimutnya Pemilihan”. “Divisi hukum saat ini selain menjadi selimutnya pemilu, harus juga menjadi selimutnya pemilihan dimana memberikan kehangatan dan perlindungan. Apalagi saat ini dilengkapi juga Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu yang merangkap juga menjadi Kasubbag Hukum.” Kata Wisnu. “Kepada seluruh Kasubbag Teknis dan Hukum yang baru diharapkan untuk mampu running dengan cepat dan bersinergi” tambah Wisnu Pada acara ini dihadiri oleh Divisi Hukum Pengawasan dan Kasubbag Teknis dan Hukum dari 38 Kab/Kota Se-Jawa Timur, dimana KPU Kabupaten Jombang dihadiri dari Divisi Hukum Pengawasan, Agus Setyo Anggoro bersama Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum KPU Kab Jombang, Bintang Fajar AdiSatria. (BINT)  

Ketua KPU Jombang Hadiri Serah Terima Pengawal Pribadi (Walpri) oleh Polres Jombang

Jombang,kab-jombang.kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang menghadiri acara serah terima Pengawal Pribadi (Walpri) yang diselenggarakan oleh Polres Jombang pada hari Selasa, 24 September 2024. Walpri ini akan bertugas untuk melakukan pengawalan melekat kepada Ketua KPU, Ketua Bawaslu, serta pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024. Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk menjamin keamanan dan kelancaran proses Pemilihan di Jombang, mengingat pentingnya peran lembaga penyelenggara pemilihan serta peserta pemilihan. Kapolres Jombang menyampaikan bahwa personel Walpri yang diserahkan telah dilatih secara khusus untuk menjalankan tugas pengawalan dan akan bekerja sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Dengan adanya pengawalan ketat ini, diharapkan pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jombang tahun 2024 dapat berjalan aman dan kondusif.(HumasKPUJbg)

KPU Jombang Resmi Tetapkan Dua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Jombang, kab-jombang.kpu.go.id KPU Kabupaten Jombang menetapkan dua pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jombang, Minggu (22/9). Ketua KPU Kabupaten Jombang, Ahmad Udi Masjkur mengumumkan bakal pasangan calon Hj.Mundjidah Wahab dan Sumrambah, dan H.Warsubi SH., M.Si dan M.Salmanudin, S.Ag., M.Pd. Semua pasangan calon tersebut memenuhi syarat dan ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jombang Tahun 2024. Penetapan Bakal Pasangan Calon ini berdasarkan rapat pleno tertutup KPU Kabupaten Jombang yang dilaksanakan pada Minggu (22/09/2024) di Gedung Husni Kamil Manik. “KPU Kabupaten Jombang telah melakukan rapat pleno tertutup terkait penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati sesuai amanat Pasal 120 Ayat 1 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota,” ujar Udi, Ketua KPU Jombang. Selanjutnya, kedua Paslon akan mengikuti pengundian nomor urut yang dilaksanakan pada Senin (23/9/2024) dan dilanjutkan dengan Penandatanganan Deklarasi Kampanye Damai.(HumasKPUJbg)

Perkuat Soliditas, KPU Jombang Gelar Apel Rutin Senin

Jombang, kab-jombang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang menggelar apel rutin pada Senin (9/9/2024) di halaman kantor KPU Jombang. Apel ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Jombang, Ahmad Udi Masjkur, dan dihadiri oleh seluruh pegawai Sekretariat KPU Jombang. Dalam sambutannya, Udi mengingatkan bahwa Pilkada Serentak tinggal 78 hari lagi. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas di antara seluruh pegawai KPU agar penyelenggaraan Pilkada berjalan lancar dan sukses. "Kita harus tetap solid dan kompak, karena keberhasilan Pilkada ini merupakan tanggung jawab bersama," ujar Udi. Apel rutin ini diadakan sebagai bagian dari upaya KPU Jombang dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dengan baik, serta mempererat koordinasi internal.(HumasKPUJbg)

KPU Kabupaten Jombang Serahkan Berita Acara dan Tanda Terima Hasil Penelitian Administrasi Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2024

Jombang, kab-jombang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang secara resmi menyerahkan Berita Acara dan Tanda Terima Hasil Penelitian Persyaratan Administrasi Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang Tahun 2024 pada Kamis, 5 September 2024 di Gedung Husni Kamil Manik. Hadir dalam acara ini Liaison Officer Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang Tahun 2024, dan Bawaslu Jombang. Proses penyerahan ini dilaksanakan di Kantor KPU Jombang dan dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing bakal pasangan calon. Ketua KPU Jombang, Ahmad Udi Masjkur, menyampaikan bahwa penyerahan berita acara ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pencalonan, guna memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi oleh setiap bakal pasangan calon. “Kami telah menyelesaikan penelitian berkas administrasi dan menyerahkan hasilnya secara resmi kepada setiap bakal pasangan calon sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam proses Pilkada 2024 ini,” ujar Udi. Dengan penyerahan ini, tahapan selanjutnya akan difokuskan pada perbaikan berkas, sebelum memasuki tahapan verifikasi lebih lanjut.(HumasKPUJbg)

KPU Kabupaten Jombang Terima Kunjungan dari MTs Negeri 6 Jombang

Jombang, kab-jombang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang menerima kunjungan dari MTs Negeri 6 Jombang pada Rabu, 4 Agustus 2024. Kunjungan ini merupakan bagian dari Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang diinisiasi oleh pihak sekolah. Rombongan dari MTs Negeri 6 Jombang disambut langsung oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas), dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Jombang, Bapak Ayatulloh Khumaini. Dalam kesempatan ini, Ayatulloh menjelaskan peran KPU dalam demokrasi serta pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam membangun karakter generasi muda. "Kami sangat mendukung program ini karena dapat menanamkan pemahaman Pancasila dan demokrasi kepada para pelajar sejak dini. Harapannya, mereka kelak akan menjadi warga negara yang aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi di masa depan," ujar Ayatulloh. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan para pelajar pada tugas dan fungsi KPU serta menguatkan nilai-nilai kebangsaan melalui sosialisasi langsung di lembaga pemerintahan.(HumasKPUJbg)