SINOPSIS “ Sharing of Knowledge and Experiences Divisi Teknis Tema PILKADA 2020 “Pengelolaaan SIREKAP”

kab-jombang.kpu.go.id – KPU Jombang Ikuti Webinar SINOPSIS “Sharing of Knowledge and Experiences Divisi Teknis” tentang Pengelolaan Sirekap yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat pada hari Kamis (22/4).

Kegiatan ini dilatar belakangi oleh keinginan KPU dalam menetapkan penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara secara resmi dengan menggunakan aplikasi Sistem Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara (Sirekap). Penerapan Sirekap ini dimaksudkan untuk meminimalisir kesalahan penghitungan dan rekapitulasi serta melakukan efisiensi serta transparansi penghitungan dan rekapitulasi hasil Pemilihan.

4

Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok menjelaskan bahwa dengan diterapkannya Sirekap, hasil pemungutan suara dijamin akuntabilitasnya. “Karena memang tidak ada perubahan hasil dari tingkat TPS hingga PPK. Misalnya di Kabupaten Bandung, jumlah TPSnya terbanyak se Jabar, itu bisa diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat. Kalau dulu bisa memakan waktu satu bulan”, ungkap Rifqi. Selain itu, menurutnya ada beberapa catatan yang harus diperbaiki seperti efektivitas Sirekap. Hal ini disebabkan kendala yang paling sulit yaitu tidak adanya jaringan sinyal di beberapa daerah.

5

Selanjutnya, Fahmi Labib, Anggota KPU Kabupaten Indramayu Divisi Teknis Penyelenggaraan mengungkapkan jika aktivasi Sirekap tidak sesederhana yang telah dipikirkan. “Proses aktivasi cukup rumit, mulai dari aktivasi melalui Telegram-SMS- dan Telegram lagi. Proses ini sempat membingungkan petugas KPPS. Namun setelah diberikan pemahaman, mereka mulai paham”, ujar Anggota KPU Kabupaten Indramayu tersebut.

Sementara itu Munawir Ridwan, Anggota KPU Kabupaten Majene menyebut forum ini sangat kaya manfaat untuk berbagi pengalaman. Munawir mengapresiasi para staf Teknis karena total memberikan pendampingan ke PPS, KPPS, PPK di seluruh kecamatan. “Sepengalaman kami kemarin, mayoritas daerah yang tidak mempunyai jaringan internet, malah lebih dulu mengumpulkan hasil rekapan 100% secara offline. Ini karena komunikasi yang baik telah dibangun oleh teman-teman Teknis”, ujar Munawir.  Menurutnya, aplikasi SIREKAP ini sangat baru bagi mereka sehingga diperlukan roadshow dan sosialisasi kepada Badan Adhoc, terutama saat melakukan aktivasi.

6

Berbeda dengan Kholil Pasaribu, Anggota KPU Kota Depok yang menyatakan bahwa di Kota Depok tidak ada blank spot sama sekali. “Di sini saya akan berbagi tentang persoalan mikro seperti proses aktivasi yang cukup memakan banyak waktu karena ada beberapa user yang lupa password. Kemudian bentrok teknologi karena adanya upaya pertahanan berlapis untuk melindungi data dari hacker. Tapi upaya ini ternyata menyusahkan user kita,” jelas Kholil Pasaribu.

3

Lebih lanjut, Evi Novida Ginting Manik, Komisioner KPU RI menambahkan, “Kita semua akan mematangkan dan memperbaiki kekurangan pelaksanaan Sirekap kemarin. KPU harus sudah melakukan penyederhanaan proses “pungut hitung”. Baik mulai dari persiapan pemungutan hingga formulirnya. Saat ini KPU sedang melakukan kajian beberapa cara pungut hitung yang dilakukan oleh Negara-negara lainnya,” pungkas Evi.

Dalam webinar tersebut diikuti Anggota KPU Kabupaten Jombang  Divisi Teknis As’ad Choirudin dan dua  staf  teknis Sekretariat KPU Jombang sampai selesai (nl/hupmas)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *