Asah Integritas, KPU Jombang Gandeng KPK Gelar E-Learning Pengetahuan Dasar Anti Korupsi dan Integritas

elening kpk.jpg 3

kpu-jombangkab.go.id Komisi Pemilihan Umum Kabupaten tak henti-hentinya berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia jajarannya. Setelah beberapa waktu yang lalu melakukan knowledge sharing, webinar dengan Komisi Ombudsman Perwakilan Jawa Timur, kali ini menggelar E-Learning Pengetahuan Dasar Anti Korupsi dan Integritas bekerja sama dengan Pusat Edukasi Anti Korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebanyak 28 (dua puluh delapan) keluarga besar KPU Jombang mengikuti pembelajaran anti rasuah secara online, Rabu (26/8).

elening kpk.jpg 6 jpg

Ketua KPU Jombang Athoillah mengatakan, kegiatan ini diikuti seluruh jajaran KPU Jombang. Dari komisioner, ASN hingga tenaga honorer. Dengan tujuan, lanjutnya, meningkatkan integritas sebagai penyelenggara pemilu.

elening kpk.jpg 5 jpg

“Sebelumnya kami bersurat kepada KPK untuk mengajukan permohonan e-learning anti korupsi, dan masing-masing dari kami diberi akun melalui  laman elearning.kpk.go.id,” ungkap Mas Atok, demikian dia akrab dipanggil.

elening kpk.jpg 1

“Kami harapkan semua jajaran KPU Jombang semakin berintegritas dengan e-learning ini. Sehingga kami semakin mantab menatap pemilu dan pemilihan 2024 nanti,” ungkap Athoillah.

elening kpk

Dalam proses pembelajaran ini, disediakan modul pembelajaran yang lengkap mengenai pengetahuan dasar anti korupsi, integritas dan seluk beluk gratifikasi. Selanjutnya, setiap peserta pembelajaran akan dievaluasi melalui tes awal, kuis dan studi kasus serta tes akhir untuk mendapatkan bukti kelulusan berupa sertifikat e-learning Bimbingan Teknis Pengendalian Gratifikasi.

elening kpk.jpg 2

Agus Burhani, staf subag teknis KPU Jombang mengaku bangga bisa mengikuti kegiatan ini. “Awalnya agak sulit, harus diulangi jika nilai di bawah 60, tetapi akhirnya bisa kami lalui. Semua staf berhasil lulus dan mendapat sertifikat dari KPK. Ini sungguh pengalaman yang luar biasa, teman-teman yang tidak pernah pegang laptop jadi terbiasa dengan teknologi informasi,” tutur Burhani.(ag/Hupmas)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *