Wujudkan “Piagam Warga”, KPU Jombang Mendengar Masukan Masyarakat

kab-jombang.kpu.go.id, Dalam rangka pelaksanaan reformasi birokrasi dan penyusunan SOP (standar operasional) pelayanan publik dan pengaduan masyarakat, KPU Kabupaten Jombang mendengar masukan dan saran dari  masyarakat. Kegiatan yang diikuti perwakilan Partai Politik, jajaran KPU Jombang, LSM, mantan relawan demokrasi serta mantan angota PPK yang tergabung dalam Kopi Demokrasi, dilaksanakan pada hari Kamis(23/7) secara daring.

den

Acara dipandu Deni Laksono Kasubag Teknis KPU Kabupaten Jombang, diawali dengan sambutan  oleh Ketua KPU Jombang Athoillah, SH. “Sebagai lembaga publik yang menggunakan uang rakyat, kami dituntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik”, ungkap Mas Atok, panggilan akrabnya. Ditambahkan oleh Ayatullah Khuamini, divisi Hukum dan Pengawasan “Kami berharap agar jangan sampai ada penanganan pengaduan yang justru menjadi aduan baru karena terjadi kesalahan penanganan, oleh sebab itu dalam rangka proses Reformasi Birokrasi kami memohon masukan dari masyarakat, melalui FGD daring kali ini.” ungkapnya.

zom 6

Rita Darmawati, divisi Sosialisi dan Pendidikan Pemilih menambahkan “Kegiatan ini adalah bagian dari upaya KPU Jombang dalam membangun citizen charter atau piagam warga dalam pemberian layanan, dimana pemberi layanan dalam membuat standar layanan terlebih dahulu mendengar masukan dari masyarakat sebagai pengguna layanan. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik”.

 

Acara bertajuk “KPU Mendengar” ini bertujuan memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan masukan bagi KPU Kabupaten Jombang dalam membuat SOP Pelayanan dan SOP Pengaduan Masyarakat.

zom.jpeg 1

Dalam paparanya ketua KPU Jombang menyampikan terkait  SOP Pelayanan Publik meliputi, pelayanan apa yang diminta masukan ke masyarakat, jenis pelayanan yang dibutuhkan masyarakat dari KPU, bagaimana cara masyarakat meminta pelayanan, evaluasi pelayanan KPU yang sudah diberikan kepada masyarakat, bagaimana sebaiknya KPU melayani masyarakat. Sedangkan SOP pengaduan membahas jenis pengaduan yang dibutuhkan masyarakat dari KPU, bagaimana cara masyarakat mengajukan pengaduan, evaluasi pelayanan pengaduan KPU yang sudah diberikan kepada masyarakat, bagaimana sebaiknya KPU melayani pengaduan masyarakat.

 

Acara yang berbentuk Focus group discussion (FGD) tersebut langsung disambut dengan pertanyaan, masukan dan saran dari peserta.

zom 5

Dimulai dari Anas Burhan dari PKB, “PKB mengapresiasi pelayanan KPU Jombang selama ini, bagi kami kecepatan dalam pelayanan begitu datang langsung di proses dan langsung bisa mendapat yang kita minta itu sudah memuaskan bagi kami, untuk selanjutnya sistem informasi perolehan suara pada pemilu berbasis IT di perlukan lebih cepat informasinya untuk parpol di pemilu berikutnya,” Ujar Cak Anas .

zom 4

Sementara itu Novita dari Women’s Crisis Center – WCC Jombang, menyarankan agar KPU Jombang menggunakan aplikasi yang menyasar pada  kelompok perempuan dan disabilitas. Novita juga memberikan saran supaya KPU tidak memberikan layanan pada jam kerja saja.

 

Gito dari Partai Perindo juga  mengapresiasi pelayanan dari KPU Jombang, hanya dalam pemilu banyak sekali laporan dari masyarakat terkait data pemilih maupun pelanggran yang lainya. Hal senada di sampaikan perwakilan dari Partai Gerindra Deny,  terkait pelayanan dari KPU Jombang tidak ada masalah bagi partainya, tekait pelaksanaan pada waktu pemilu ada laporan pengaduan  dari tim kami terkait masalah segel, surat suara pada waktu pemungutan suara yang perlu di perbaiki KPU untuk kedepanya,” Ujar Deni.

 

 

Ketua KPU Jombang menyampaikan terima kasih dan  menyampaikan apresiasi atas partisipasinya pada  acara tersebut. “KPU Jombang sebenarnya punya Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang ada di semua jajaran KPU, media komunikasi seperti website maupun media sosial dalam memberikan informasi dan masyarakat bisa mengunakanya,” Ujar  Athoillah.

 

Dari Kopidem  mengapresiasi kegiatan  yang dilakukan KPU Jombang sebagai bentuk pelayanan publik  sehingga ada titik temu antara upaya Kita dalam  memberikan pelayanan dengan keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang memuaskan pada waktu pemilu maupun sesudah pemilu untuk KPU Jombang,” Ujar Lukman Hakim Ketua Kopidem yang Juga mantan ketua PPK Kecamatan Jombang dalam pemilu 2019.

 

Diakhir acara  Athoillah Ketua KPU Jombang, juga menyampaikan terima kasih pada  para peserta atas waktu yang diluangkanya pada kegiatan ini. Seluruh saran, masukan dan kritik akan menjadi pertimbangan dalam merumuskan  SOP pelayanan publik dan pengaduan masyarakat agar KPU Jombang bisa memberikan pelayanan publik yang lebih baik lagi kedepanya. (Ag/humas).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *