KPU Jombang Ikuti Rakor Daring Evaluasi E-Monev se-Jawa Timur

Evaluasi Kinerja Anggaran sebagai alat untuk membuktikan apakah dokumen anggaran telah dilaksanakan sesuai rencana, dan sebagai umpan balik untuk perbaikan penyusunan anggaran K/L pada periode berikut-berikutnya. Ada 2 aplikasi yang digunakan oleh KPU dan seluruh satkernya di Indonesia sebagai alat evaluasi konsistensi antara penyerapan anggaran dan perencanaan kegiatan yaitu E-Monev Kemenkeu (SMART) dan E-Monev Bappenas. Dua landasan hukumnya adalah PMK Nomor 214/PMK.02/2017 tentang Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan RKA-K/L dan Perdirjen Anggaran Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Anggaran.

WhatsApp Image 2020-07-22 at 21.58.42

Dua aplikasi e-monev tersebut wajib dilakukan updating data oleh semua operator KPU dan satkernya setiap bulan dan per-semester (6 bulan) dan dimonitoring langsung oleh Biro Perencanaan KPU RI. Agar pengisian data sesuai dan terjaga ketertibannya, KPU Provinsi Jawa Timur dengan jumlah satkernya yang besar, mengadakan Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Laporan Pengisian E-Monev (SMART) dan E-Monev Bappenas melalui media dalam jaringan (daring), Jumat (17/7), dimulai pukul 13.30 WIB yang dipandu Subbag Program dan Data KPU Provinsi Jawa Timur

WhatsApp Image 2020-07-22 at 21.58.32

Adapun peserta kegiatan daring adalah Sekretaris, Kepala Subbag Program dan Data, serta Operator E-Monev Kemenkeu dan Bappenas se- Jawa Timur dengan narasumbernya adalah Teti dan Feri Ferdiansyah dari Biro Perencanaan KPU RI. Kasubbag Program dan Data, Samsul Hudha, dan Operator E-Monev, Maharani Yudhita, mewakili Sekretariat KPU Kabupaten Jombang sebagai peserta kegiatan itu.

 

“Kami sangat berharap agar Saudara-Saudara sekalian, seluruh satker KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur tertib dalam melakukan pengisian/updating data penyerapan anggaran pada aplikasi E-Monev Kemenkeu dan Bappenas sesuai jadwal,” tegas Plt Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur, Suharto (Totok), dalam sambutannya.

 

Kasubbag Program dan Data KPU Provinsi Jawa Timur, Nurita Paramita, menjelaskan tujuan dari rapat koordinasi ini adalah salah satunya untuk mengevaluasi dan mencermati bersama adanya perubahan anggaran karena efek dari pandemi Covid-19 yang menyebabkan perubahan alokasi anggaran, yaitu untuk penanganan Covid 19 di lingkungan kerja KPU. Hal ini menyebabkan anggaran minus di seluruh satuan kerja KPU.

 

“Evaluasi ini adalah sarana untuk membuktikan apakah anggaran yang digunakan sudah sesuai dengan capaian kinerja dan mengetahui tingkat ketertiban satker dalam melakukan input data sekaligus menjadi sarana diskusi dan menyampaikan kesulitan-kesulitan satker dalam melakukan input data pada aplikasi E-Monev,”kata Nurita.

 

Selanjutnya, kedua Narasumber dari Biro Perencanaan KPU RI yaitu Teti dan Feri, secara bergantian menjelaskan tata cara input data pada aplikasi E-Monev Bappenas dan Kemenkeu. Para peserta punmenyampaikan beberapa kesulitan dalam pengisian data realisasi anggaran pada aplikasi E-Monev. (dyta)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *