KPU Jombang Evaluasi Reformasi Birokrasi Via Rapat Daring

kab-jombang.kpu.go.id. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jombang menggelar kegiatan Evaluasi Reformasi Birokrasi Via Rapat Daring, Kamis (11/6).

Pada rapat via media jaringan (daring) kali ini, tim pelaksana manajemen perubahan pada gilirannya menyampaikan progress report pelaksana Reformasi Birokrasi (RB). Heri Subagio selaku tim menyampaikan beberapa program kerja tim manajemen perubahan antara lain : internalisasi reformasi birokrasi, knowledge sharing dan reward pegawai teladan.

rkp

Dapat diketahui bahwa Knowledge Sharing sebagai tonggak awal pelaksanaan RB sudah dilakukan di KPU Jombang dan mendapat apresiasi yang baik dari KPU RI maupun KPU Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan berbagi pengalaman kerja yang dilakukan bulan Mei lalu disampaikan oleh Rita Darmawati Divisi Parmas SDM Sosdiklih dan Deni Laksono kasubagtekmas sebagai narasumber kegiatan yang diikuti segenap keluarga besar KPU Jombang tersebut.

Selanjutnya, tim pelaksana Manajemen Perubahan juga menyampaikan wacana perubahan kerja yang harus dilakukan, salah satunya adalah absensi real time, real place menggunakan aplikasi online, penggunaan jejak digital dalam drafting surat. Adalah sebuah keniscayaan untuk menghadapi pandemi Covid 19, selain meminimalkan resiko perpindahan virus juga menghemat penggunaan alat tulis kantor, demikian disampaikan Deni Laksono sebagai usul konkrit pelaksanaan manajemen perubahan dalam RB.

Setelah tim pelaksana manajemen perubahan menyampaikan ulasan selanjutnya disampaikan beberapa evaluasi Reformasi Birokrasi secara bergantian, diantaranya disampaikan perubahan susunan tim pelaksana RB yang lebih mengakomodir tupoksi setiap divisi dan subag, serta memungkinkan pelaksanaannya pasca pemberlakuan WFH, ke depan diharapkan setiap tim pelaksana melalukan rapat kecil sebelum disampaikan ke rapat pleno.  Seperti halnya pembuatan konsep prasyarat dan penilaiaj reward pegawai teladan. Sebagaimana diketahui  KPU Kabupaten yang sudah melakukan hal tersebut, maka diharapkan tim pelaksana RB untuk dapat memperoleh informasinya,  juga terkait konsep-konsep internalisasi yang bisa dilakukan melalui meme di media sosial, pamflet himbauan RB dll.

“Tim tim pelaksana RB yang lain diharapkan juga memulai rapat kecil penyusunan SOP dari program kerja RB” pesan Ketua, Athoillah.

Selanjutnya disampaikan dalam rapat secara luas, meskipun dalam satu kantor, tapi dalam ruangan yang berbeda-beda dengan menggunakan aplikasi zoom, jadi diharapkan koordinasi tetap jalan dengan mematuhi protokol kesehatan. (Hupmas/as)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *