KPU Jombang Larang Mudik Bagi Jajaranya

rapat pleno himbauan

kab-jombang.kpu.go.id.KPU Jombang  melakukan rapat melalui aplikasi Video Meeting, yang diikuti oleh komisioner dan pejabat struktural KPU Jombang. Kamis,(23/4) pukul 10.30 WIB. Rapat tersebut sengaja digelar secara online untuk mencegah merebaknya Covid-19, agenda yang dibahas terkait,  Himbauan mudik bagi seluruh jajaran KPU Kabupaten Jombang terkait dikeluarkanya kebijakan larangan mudik lebaran 2020, sebagaimana Surat Edaran KPU RI Nomor 12 tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid -19 di lingkungan KPU, KPU Propinsi dan KPU Kab/Kota serta Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik Bagi Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID 19. Rapat yang dipimpin Ketua KPU Jombang melalui aplikasi Zoom Video Meeting dengan  menghimbauan kepada seluruh Anggota serta seluruh jajaran Sekretariat KPU Jombang untuk melaksanakan hinbauan tersebut, “ Ujar Athoillah

Hal ini dilakukan untuk mencegah serta memutus mata rantai penyebaran COVID-19 diwilayah kabupaten Jombang, dan juga menindaklanjuti Surat Edaran KPU RI. Tidak itu saja, Ketua KPU jombang  mengajak partisipasi serta dukungan semua jajaranya untuk jangan mudik, serta mensosialisasikan kampanye#“Jangan Mudik dulu ” di media social milik KPU Jombang.  Sesuai dengan  Surat Nomor: 14/3517/KPU-Kab/IV/2020 ,   Ketua KPU Jombang  menyampaikanhal-hal sebagai berikut:

  1. Tidak berpergian keluar daerah dan/atau kegiatan mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah atau pun kegiatan keluar daerah lainnya, selama berlakunya ketetapan kedaruratan kesehatan masyarakat dari COVID-19;
  2. Selalu menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah tanpa kecuali;
  3. Menjaga jarak aman ketika melakukan komunikasi antar individu (social/physical distancing);
  4. Secara sukarela bergotong royong membantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitar tempat tinggalnya dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat;
  5. Membuat akun zoom untuk kegiatan rapat jarak jauh selama masa WFH, akun zoom sudah dibuat dan dilaporkan ke kasubag masing-masing selambat-lambatnya tanggal 27 April 2020;
  6. Melaporkan secara aktif kondisi kesehatan yang berkaitan dengan COVID-19 di tempat masing-masing.

Dengan dikeluarkanya surat tersebut untuk dapat dilaksanakan dan dipatuhi denganpenuh kesadaran untuk mencegah serta memutus mata rantai penyebaran COVID-19( hupmas/ag).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *