Relawan Demokrasi Basis Perempuan Sosialisasi Pemilu pondok pesantren

Kpu-jombangkab.go.id Relawan Demokrasi Basis Perempuan Sosialisasi Pemilu 2019 Sosialisasi di pondok pesantren Mujahidin desa Bandungsari Diwek, Kamis (28/2)

pesantren Mujahidin desa Bandungsari Diwek.jpeg1

Husnul Khotimah Basis perempuan melakukan sosialisasi pemilu 2019, mulai  jam 19.45 sampai jam 20.30. Santri yg ikut sosialisasi dipilih berdasarkan rata2 usia 17 tahun keatas. “ Ternyata Banyak juga santri yang belum mempunyai KTP serta santri yangg ingin mengurus pindah pilih,” Ujar Husnul Khotimah dihadapan para santri.

Didampingi ning nailis putri dari abah Mad, rencana pihak pondok akan menghubungi wali santri untuk menguruskan KTP dan prosedur pindah pilih secepatnya. Setelah adanya sosialisasi para santri paham dengan 5 surat suara, cara mengurus pindah pilih, dan tentunya pentingnya memiliki KTP. Dalan memberikan sosialisasi ada juga santri yang nanya, apakah ada hukumannya kalo tidak mencoblos?…, “ mencoblos adl hak kalian dan tidak ada hukuman jika tdk menggunakan hak kalian, tapi jika ada calon pemimpin baik tdk kalian coblos krn kalian memilih utk golput maka jangan salahkan klo pemimpin yg tidak amanah yang terpilih nanti,” Ujarnya .

Tujuan sosialisasi untuk menekan angka golput, jika angka golput tinggi bisa dikatakan pemilu ini gagal dan betapa ruginya negara ini karena anggaran yang dipakai untuk menyelenggarakan pemilu sangatlah besar. Sekelumit pendidikan politik tadi menutup sosialisasi bersama pemilih muda( rd /ag)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *