BPKP Jatim Nilai Baik LPJ Anggaran Hibah KPU

kpu-jombangkab.go.id- Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur (BPKP Jatim) memaparkan simpulan hasil review atas laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan anggaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jombang Tahun 2018 pada KPU, Kamis (18/1), pukul 10.00 WIB sampai selesai, di ruang rapat KPU. Tiga orang perwakilan BPKP Jatim tersebut. Perwakilan BPKP Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur tersebut adalah : Lies Probohapsari, Zuiyin Muallimah, dan Arif Fauzi.

keu 1

Bendahara Pengeluaran Pembantu anggaran hibah Pilkada 2018, Dwi Ratna Anjar Sakti.

Hasil simpulan review atas laporan keuangan dari anggaran hibah Pilkada 2018 tersebut dari pemeriksaan BPKP Jatim terhadap LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) Pengelola Keuangan anggaran hibah Pilkada 2018 dan LPJ keuangan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) 21 kecamatan se-Jombang. “Sebelumnya, BPKP Jatim melakukan pemeriksaan LPJ selama lima hari sejak awal Januari 2018,” ujar Bendahara Pengeluaran Pembantu anggaran hibah Pilkada 2018, Dwi Ratna Anjar Sakti.

Lies Probohapsari dari BPKP Jatim, menjelaskan bahwa secara umum pelaporan keuangan KPU dan PPK dikategorikan baik dan sudah tertib waktu. Beberapa hal perlu menjadi perhatian bagi para pengelola keuangan adalah kelengkapan dokumen pembayaran dan ambang batas tarif atas sejumlah biaya perjalanan dinas.

“Patuhi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur tentang standar biaya masukan tahun yang berjalan dan lengkapi dokumen penunjang atas pembayaran,” tegas Lies Probohapsari.

Ketua KPU, Muhaimin Shofi, menegaskan bahwa KPU berkomitmen untuk tertib dalam melaksanakan tahapan Pilkada termasuk tertib dalam pengelolaan anggaran hibah. Maka, Muhaimin Shofi meminta agar semua Personel KPU mulai dari jajaran Komisioner, Sekretaris, Kepala Sub Bagian, sampai Staf baik PNS atau tenaga kontrak untuk patuh terhadap regulasi keuangan dan mematuhi saran dari BPKP Jatim terkait hasil simpulan review laporan keuangan.

“Agar setelah pelaksanaan Pilkada tidak ada permasalahan-permasalahan yang menjadi ganjalan, dan Pilkada berjalan baik dan selesai tanpa menyisakan persoalan terutama persoalan keuangan,” imbuh Muhaimin Shofi. (dyta)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *