Arief Budiman : KPU Harus Paham Isu-isu Strategis UU Pemilu

IMG_9847

Ketua KPU RI, Arief Budiman

kpu-jombangkab.go.id Rapat Koordinasi Penyuluhan Peraturan Perundang-Undangan tentang Pemilihan Umum Tahun 2019 KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Kota Malang dihadiri langsung oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman, Selasa (08/08). Pada arahannya, Arief Budiman menekankan pentingnya pemahaman tentang isu-isu strategis terkait Undang-Undang Pemilu yang baru.

“Ada 5 (lima) isu krusial yang diatur dalam RUU Pemilu yakni meliputi Presidential Threshold, Parliamentary Threshold, Sistem Pemilu Terbuka, Dapil Magnitude dan Metode konversi suara yang harus dipahami oleh semua KPU Propinsi dan KPU Kabupaten/Kota,” kata Arief.

“Dengan banyaknya agenda yang kita hadapi, KPU harus tetap fokus bagaimana cara menghitung metode konversi suara sehingga dapat menjelaskan kepada pihak lain,” tambah Arief.

Disamping membahas isu-isu krusial dalam RUU Pemilu, Arief juga menjelaskan bahwa KPU Kabupaten/Kota yang melaksanakan 2(dua) Pemilihan Kepala Daerah harus bekerja keras dan sering melakukan koordinasi maupun konsolidasi untuk menyamakan persepsi, sehingga tidak melakukan kesalahan dalam pengambilan kebijakan terkait penyelenggaraan pemilu.

“Pada saat Pilkada 2018 nanti, diperlukan manajemen yang baik dalam penyelenggaraan terutama bagi yang melaksanakan 2 Pilkada sekaligus. Hal lain yang perlu juga diperhatikan yakni adanya perubahan nomenklatur seperti Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang berubah menjadi Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih),” pungkas Arief. (anjar)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *