Kader ISNU Lesehan Ikuti Kursus Pemilu

 

19883894_10155405362164030_670820135_n

Sejumlah 25 (dua puluh lima) kader Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jombang dengan penuh semangat dan atusias geruduk RPP Gusdur untuk mengikuti kursus kepemiluan , Jumat (7/7).

 

kpu-jombangkab.go.id- Rumah Pintar Pemilu-Gubuk Sosialisasi Demokrasi Untuk Rakyat (RPP Gusdur) KPU Kabupaten Jombang kedatangan tamu-tamu istimewa, Jumat (7/7). Sejumlah 25 (dua puluh lima) kader Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jombang dengan penuh semangat dan atusias geruduk RPP Gusdur untuk mengikuti kursus kepemiluan. Uniknya kursus digelar secara lesehan di ruang audio visual RPP Gusdur sambil menikmati secangkir kopi dan makanan ringan.

Ketua ISNU Jombang, H.A Hannan Majdy, menyampaikan terima kasih atas sambutan terbuka KPU Kabupaten Jombang dan fasilitas yang tersedia di RPP Gusdur. Para kader ISNU pun dapat mengikuti kursus tersebut dengan nyaman seperti sedang berdiskusi santai di markas organisasi mereka sendiri.

“Ternyata memang betul bahwa RPP Gusdur ini milik masyarakat umum dan bisa digunakan apabila masyarakat membutuhkan. Contohnya saat ini, kami dari ISNU bisa memanfaatkannya untuk menambah ilmu tentang pemilu dan organisasi dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di RPP Gusdur,” ujar Hanan Majdy yang juga Pengasuh Ponpes Tambakberas Jombang tersebut.

Anggota KPU Kabupaten Jombang, Mochammad Fatoni, menyatakan sangat senang sekali atas antusiasme dari para kader ISNU Jombang yang memanfaatkan waktu luang mereka untuk mengikuti kursus pemilu di RPP Gusdur. Fatoni berharap bahwa langkah para kader ISNU bisa diikuti oleh organisasi kemasyarakatan lainnya yang memanfaatkan RPP Gusdur untuk kegiatan positif mulai dari kursus atau diskusi seputar kepemiluan. Beberapa materi kepemiluan yang diberikan antara lain: sejarah pemilu, peraturan pemilu, dan penyelenggaraan pemungutan suara di TPS.

“RPP Gusdur ini milik masyarakat dan dibangun dengan anggaran negara. Jadi RPP Gusdur terbuka untuk masyarakat yang ingin memanfaatkannya untuk kegiatan publik yang positif,” imbuh Fatoni yang membidangi SDM dan Partisipasi Masyarakat. (dyta)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *