Kader Hanura Tak Menyangka RPP Gusdur Lengkap

IMG_0917

Moch. Fatoni menjelaskan Puzzel kepada kader Partai Hanura saat berkunjung ke RPP Gusdur, Selasa (16/5)

 

IMG_0940

Foto bersama kader Partai Hanura dengan Komisioner, Selada (16/5)

 

Jombang, kpu-jombangkab.go.id- Rince tidak menyangka bahwa Rumah Pintar Pemilu (RPP) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang yang diberi nama Gubuk Sosialisasi Demokrasi Untuk Rakyat atau disingkat Gusdur, lebih dari sebuah perpustakaan. Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Jombang tersebut, awalnya membayangkan bahwa RPP hanyalah seperti perpustakaan biasa.

Selasa (16/5) pagi, sejumlah kader Partai Hanura Kabupaten Jombang berduyun-duyun datang ke RPP Gusdur karena ingin tahu lebih banyak soal RPP. Selama ini mereka sebatas mendapat cerita dari Kartijo, Ketua Partai Hanura Jombang yang hadir pada saat Launching RPP Gusdur di penghujung bulan April lalu.

“RPP Gusdur ini bukan hanya menyajikan data kepemiluan saja tapi lengkap dengan permainan terkait kepemiluan yang menarik, bukan hanya untuk kader parpol saja tapi juga bisa untuk tempat belajar kepemiluan para pelajar baik itu SD sampai perguruan tinggi,” kata Rince seraya berharap “Bagi saya ini kesempatan bagus mendapat tambahan wawasan kepemiluan di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Jombang,” tambah Rince.

Banyak hal menarik bagi para kader Partai Hanura saat berkunjung di RPP Gusdur. Mulai dari display data kepemiluan dari pemilu ke pemilu, pelbagai permainan ketangkasan terkait kepemiluan, dan display peta wilayah Kabupaten Jombang lengkap dengan pemaparan permasalahan yang krusial dalam penyelenggaraan pemilu.

Seperti pemaparan Mochammad Fatoni, Komisioner KPU Kabupaten Jombang. Tentang kondisi partisipasi masyarakat dalam Pemilu di Dusun Nampu Desa Pojok Klitih Kecamataan Plandaan yang dalam setiap pemilu selalu rendah. Jumlah pemilih tercatat lebih dari 209 pemilih tetapi tingkat partisipasinya selalu tidak lebih dari 55%.

“Kami sampai turun ke lokasi pada akhir tahun 2016 lalu untuk bertanya langsung kepada penduduk sekitar mengapa tingkat partisipasi begitu rendah,” ujar Fatoni. Pemaparan Fatoni tersebut rupanya merupakan hal menarik bagi para kader Hanura. Mereka terlihat sangat serius memperhatikan pemaparan Fatoni tersebut dan melontarkan berbagai pertanyaan terkait kondisi dusun Nampu. “Jadi banyak hal yang saya dapat dari berkunjung di RPP dan jadi tahu persoalan pemilih dan kendalanya seperti di desa Pojok Klitih tersebut,” imbuh Sugiati, kader partai Hanura lainnya.

Dja’far, Komisioner KPU Kabupaten Jombang berharap respon aktif dari masyarakat agar tak segan memanfaatkan RPP Gusdur sebagai tempat belajar dan bertukar pengetahuan tentang kepemiluan. Bersama Komisioner lainnya yaitu: Mochammad Fatoni, Abdul Wadud Burhan Abadi, dan Muhaimin Shofi menyambut terbuka kunjungan kader Partai Hanura tersebut.(dyta)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *